Sabtu, 30 Mei 2020

Corona, Tim Medis, Pebisnis dan Ilmuan Bersatu. Selesai Ini Barang

Suimran Syahrir
Oleh : Suimran Syahrir
KNEWS, OPINI
- Pandemi Covid-19 menjadi momok yang sangat menakutkan bagi seantero jagad raya, bagaimana tidak. Tiap hari penikmat informasi disuguhkan berita-berita yang bikin panik.

Rilis demi rilis, konferensi pers demi konpres yang lain di semua hampir media massa dan media sosial terpampang dengan jelas berita-berita kematian, kasus yang terus bertambah, dampak psikologis ke masyarakat hingga biaya yang cukup mahal dan tak kunjung selesai.

Semua tentang hal-hal yang menakutkan, pertanyaannya, kenapa hanya selalu yang menyedihkan? Berita bahagia, berita kesembuhan, bagaimana agar imun tetap terjaga jika psikologis masyarakat lebih didominasi oleh pengaruh-pengaruh ketakutan, belum lagi didaerahnya yang secara tidak beruntung terdapat pasien positif Covid-19.

Kembali berkaca awal corona masuk ke Indonesia, hampir tiap hari bahkan selama 24 jam beraktifitas secara was-was. Badan agak kurang enak, pilek biasa, dikit-dikit cek suhu, langsung nanya om google ciri-ciri Corona.

Garda terdepan pada aspek kesehatan kita berikan kepercayaan dan harapan penuh kepada petugas kesehatan untuk merawat semaksimal mungkin hingga sembuh. Namun salah, kita para UMKM, UKM dan pebisnis juga adalah garda terdepan yang akan menyelamatkan ekonomi bangsa.

Coba bayangkan secara seksama, ekonomi lumpuh, pendapatan perkapita menurun drastis, penerimaan sektor pajak drop, cukai ikutan pusing. Coba berhenti berputar daka beberapa pekan atau bahkan hari. Maka bisa dipastikan, tim medis, ASN, Pemerintah bahkan media akan terdampak.

Jika saja ada informasi kepada publik, RAHASIA kesembuhan virus corona. Itulah yang kami tunggu, kami rindu dan kami berharap "para ilmuan" tercerdas kita terfasilitasi membuat vaksin corona secara mandiri. Kita bisa, kita kuat jikalau seandainya pemerintah melek terhadap permasalahan utama bangsa ini, saat ini juga tim medis, pebisnis, media dan ilmuan bersatu.

Sebelumnya
Selanjutnya