Jumat, 28 Agustus 2020

Terkait Pembangunan Jalan, Warga Ucapkan Terima Kasih


SULTRA, KNEWS - Peningkatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, bagian dari upaya pemerintah dalam mensejahterakan rakyat.

Seperti halnya di Kecamatan Tinondo Kabupaten Kolaka Timur Provinsi Sulawesi Tenggara. Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur kembali melakukan pemeliharaan peningkatan infrastruktur jalan poros Tinengi -Solewatu sepanjang 15 kilometer.

Sebelumnya, jalan tersebut sempat di kabarkan jadi keluhan pengguna jalan (warga), paska musim hujan baru-baru ini. Atas usulan Pemerintah setempat melalui Pemerintah Kecamatan, pihaknya melakukan koordinasi ke pihak Pemkab koltim (PU kabupaten). 

Tidak menunggu waktu lama, saat cuaca mendukung pihak Pemkab koltim atas instruksi, Drs Tony Heriansyah Bupati Kolaka Timur menginformasi terkini jalan poros Tinengi -Solewatu sepanjang 15 kilometer mendapatkan pemeliharaan dari pihak PU.

"Dengan menurunkan alat berat untuk melakukan pemerataan jalan yang mengakibatkan gelombang /diratakan klering setelah itu akan dilakukan pengerasan," ungkap Darmin saat di konfirmasi, Jumat (28/08/20)

Lebih terurai, H Ahmad Camat Tinindo mengutarakan kepada awak media program kegiatan tersebut salah satu tanggapan atau
jawaban atas keluhan warga penggunaan jalan poros Tinengi - Solewatu sepanjang 15 kilometer kini dilakukan pemeliharaan dan dikerjakan oleh Pemda Koltim , dan untuk tahun 2021 segera akan dilakukan pengaspalan sebagai prioritas utama tahun 2020. Hanya tertunda akibat covid-19, seperti dilansir dari media Nuansa News com.

"Status jalan poros Tinengi-Solewatu tertunda pengerjaannya akibat dampak covid-19, padahal sempat menjadi skala prioritas utama tahun anggaran 2020 , bahkan sempat di bahas saat musyawarah pembangunan (musrembang) yang digelar di Aula Kantor Desa Solewatu Kecamatan Tinondo saat itu telah ditetapkan segera di langsungkan kegiatan peningkatan pembangunan infrastruktur jalan poros Tinengi-Solewatu sepanjang 15 kilometer," ungkapnya

Namun selang  beberapa hari kemudian bencana non alam atau covid-19 melanda Kabupaten Kolaka Timur, wilayah Kota hingga pelosok  Desa diwajibkan melakukan  penanganan percepatan pencegahan penyebaran covid-19 , meski hal itu dilakukan, wilayah Koltim saat itu dikabarkan 14 orang/ pasien terkonfirmasi positif covid-19. Ke-14 pasien tersebut telah dinyatakan sembuh. Namun mengakibatkan peralihan anggaran atau perubahan anggaran.

"Ia' kami akan tetap berkoordinasi dengan pihak Pemkab Koltim', dalam hal ini dinas PU untuk melakukan pembangunan infrastruktur jalan 
Semoga di tahun anggaran 2021 akan terlaksana sesuai permintaan warga penggunaan jalan," pungkas H Ahmad Camat Tinondo.

Sementara itu, Mansur Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) saat di konfirmasi membenarkan program kegiatan tersebut sedang berlangsung saat ini.

"Kedepannya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan  serta saluran irigasi dan pengadaan air bersih akan di laksanakan secara menyeluruh dan merata," ujar Mansur.

Terpisah diselah kesibukan, Kahar Warga setempat Kecamatan Tinondo yang sempat di temui mengungkapkan unek-uneknya.

"Saya mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian pemerintah atas apa yang telah di hadirkan kepada kami, seperti halnya pengadaan  aliran listrik PLN, dan terkhusus untuk pembangunan infrastruktur jalan kami semua mengetahui , akibat tertundanya kegiatan pembangunan jalan (aspal tahun ini) disebabkan oleh bencana non alam covid-19 yang merupakan bencana yang mendunia," kuncinya.

(Ril/Haeril)

Sebelumnya
Selanjutnya