Senin, 28 September 2020

AMS Lakukan Aksi Unjuk Rasa, Mendesak Oknum Satpol PP yang Melakukan Kekerasan di Copot !


MAKASSAR, KNEWS - Menindaklanjuti kasus kekerasan yang dialami oleh pelajar Sinjai yang dilakukan oleh oknum Satpol PP , Aliansi Masyarakat Sinjai (AMS) lakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur Sulsel. Senin (28/09/20)

Aksi yang tergabung dari beberapa pemuda dan mahasiswa dari Sinjai meminta pelaku tersebut harus diberi efek jerah dengan apa yang telah dilakukan.

Kasrun Hardin selaku jendral lapangan mengutarakan Gubernur Sulsel sudah seharusnya mengevaluasi satuan satpol PP di lingkup Sulawesi Selatan.

" Sudah seharusnya oknum yang terlibat dalam pemukulan tersebut harus dipecat, dan gubernur Sulsel mengevaluasi struktural satpol PP di lingkup Sulawesi Selatan," tuturnya saat orasi.

Dwi dalam orasinya juga mengutarakan, segerah mungkin satpol PP yang terlibat untuk Segera dipecat dan mendapatkan hukum yang maksimal

"Kami turun disini untuk mendesak Kasatpol PP dan gubernur Sulsel dalam hal ini Nurdin Abdullah jangan diam melihat kasus penganiyaan terhadap adik kami, segera mungkin oknum tersebut kalian copot soalnya sudah mencerminkan etikat yang tidak baik dan mencederai nama istansi," ujar Dwi dalam orasinya.

Aksi tersebut dilakukan dengan orasi bergantian juga membakar ban didepan kantor Gubernur Sulsel.

Kita masyarakat Sinjai sepatutnya melawan segala kesewenang-wenangan dan mengawal proses Hukum yang ada hingga tuntas.

Adapun tuntutan dalam aksi tersebut :
1. Meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas penganiayaan pelajara Sinjai.
2. Menuntut kepolisian untuk mengangkat OTK dalam kasus penyerangan asrama putra Sinjai
3. Mencopot Kasatpol PP dan mengevalusasi serta mencopot anggotanya yang melakukan kekerasan

Diketahui aksi tersebut sebelumnya di Polrestabes Makassar dan sekarang di gubernur Sulsel.

Sampai berita diturungkan aksi tersebut masih berlangsung


(Red)

Sebelumnya
Selanjutnya