Sabtu, 26 September 2020

HMI Kom. Ushuluddin Filsafat dan Ilmu Politik Menggelar Dialog Tentang Agraria


GOWA, KNEWS – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ushuluddin Filsafat dan Politik Cabang Gowa Raya mengadakan Bazar dan Dialog Publik dengan mengangkat tema “Undang-Undang Pokok Agraria dalam Cengkraman Neoliberalisme” di cafe Bunga Tembok pada hari jum’at, (25/09/2020).

Dalam bazar dan dialog publik ini, pengurus HMI komisariat Ushuluddin Filsafat dan Politik menghadirkan Muhammad Akbar selaku Ketua BPL HMI Cabang Gowa Raya dan Riski Angriani Arimbi dari KPA Sul-Sel sebagai narasumber.

Pada dialog ini, Riski Angrian Arimbi membahas tentang undang-undang cipta kerja yang mengatur perpanjangan Hak Guna Usaha(HGU) selama 90 tahun dan undang-undang tersebut akan memudahkan investor asing masuk untuk menyuntikkan modal sehingga tanah tidak lagi dijadikan sebagai sesuatu yang memiliki nilai sosial dan budaya yang melekat dengan manusia tetapi negara menjadikan tanah sebagai komoditi.

Sementara itu, Muhammad Akbar memaparkan sejarah pertama munculnya reforma agraria yang digagas oleh Alenda yang merupakan tokoh revolusioner sekaligus pemimpin chile pada tahun 1970an dan membandingkan reforma agraria yang dijalankan oleh rezim jokowi yang hanya sebatas sertifikasi tanah serta mengajak seluruh kader HMI melakukan gerakan untuk menciptakan reforma agraria sebagai jalan alternatif yang menciptakan masyarakat indonesia yang adil dan makmur.

Dengan adanya kegiatan ini pengurus dan narasunber mengharapkan agar pembahasan mengenai agraria menjadi kajian tematik bagi mahasiswa terutama Himpunan Mahasiswa Islam.
(ril/RA)

Sebelumnya
Selanjutnya