Aktivis Nilai Tak Becus Urusi Pencurian Sapi, Kapolres Sinjai Angkat Bicara

Gambar Sapi di Halaman Warga

KNEWS, SINJAI - Maraknya terkait pencurian ternak di Kabupaten Sinjai membuat Kapolres Sinjai buka suara, AKBP Sebril Sesa menegaskan telah melakukan himbauan kepada peternak agar sapi warga di Kandangkan agar terjaga.

"Ada beberapa kasus yg sudah di tangani dan di temukan kembali bersama pemiliknya dan menghimbau masyarakat agar ternaknya di kandangkan dan di jaga,"Tulisnya, Senin (06/01/20).

Pihak kepolisian tengah mendalami kasusnya, apa motif dari pencurian tersebut.

"Jadi kita yang temukan kemungkinan lari atau di curi juga belum bisa di pastikan karena kalau di lihat ada masih nempel talinya," Ujar Kapolres Sinjai.

Kapolres Sinjai menekankan pentingnya kerjasama antara pemilik ternak, seluruh elemen dan kepolisian agar ternak warga dapat terjaga keamanannya.

"artinya harus ada peran dari masyarakat bersama komponen lainnya untuk mencegah karna kalo hanya berharap dari kepolisian tidak menjaga ternak dengan baik juga tentu kita sulit melacak dan beberapa kasus anggota kami bersama warga menemukan kembali sapinya yg tadinya dilaporkan hilang," Ujarnya.

Sebelumnya, aktivis Gerakan Sinjai Muda (GSM) Ardiansyah Mappigau meminta Kapolres Sinjai di Copot karena dinilai tidak becus dalam menangani kasus pencurian ternak di Kabupaten Sinjai.

"Kejadian ini seharusnya membuat Kapolres Sinjai malu, karena tidak becus dalam mencegah tindak kriminal pencurian di Tellulimpoe, sebagai penopang utama dalam menjaga keamanan warga," Ujarnya, Senin, (06/01/20).

Beberapa bulan lalu, Ardiansyah telah menginisiasi dialog antara warga dan Polsek Tellulimpoe, Namun hingga kini bukannya berkurang atau terhenti malah tambah membuat warga resah, karena pencurian ternak sapi pun masih banyak terjadi. Seolah tidak ada solusi, aktivis ini pun minta Kapolres Sinjai di copot dari jabatannya.

"Kalau memang tidak bisa mencegah dan menangkap otak pencurian sapi lebih baik Kapolres Sinjai dicopot saja, karena apalah artinya pangkat kalau masih banyak warga yang sengsara dan resah masalah keamanan," Ujar aktivis mahasiswa ini dikutip dari media bidiknasional. (*)