Minggu, 31 Mei 2020

Prof Arismunandar Aminkan Jika Mahasiswa Diberi BLT Pendidikan

Prof Arismunandar
KNEWS, SINJAI - Terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) Pendidikan yang diusulkan Presiden Mahasiswa Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai yang mengatakan bahwa mahasiswa salah satu elemen yang terkena dampak Covid-19.

Beberapa pro dan kontra muncul dikalangan publik, disisi lain Pakar Pendidikan Prof. Arismunandar yang juga adalah mantan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) menilai pelajar memang butuh perhatian serius dimasa pandemi Covid-19. Tetapi alasannnya mesti jelas.

"Apa dulu alasannya dikasi blt, Kalau terdampak secara ekonomi boleh tetapi ada bukti orang tua di phk,"Ujarnya, Minggu (31/05/20).

Namun Professor dibidang pendidikan ini kurang sepakat dengan istilah bantuan langsung tunai bagi mahasiswa dan siswa jika pemerintah benar akan memberikan bantuan.

"Saya lebih setuju istilah subsidi pembelajaran daring perlu diberikan kepada mahasiswa dan siswa,"Tuturnya.

Ketika ditanya apakah mahasiswa dan siswa memang perlu mendapat bantuan karena terdampak dari segi ekonomi dan pendidikan dalam menjalani proses pembelajaran yang dilakukan dari rumah.

"Iya betul karena pengalaman banyak mahasiswa tidak bisa online karena kuota terbatas,"Tutupnya.

Sebelumnya, Asrullah selalu Presiden Mahasiswa IAIM Sinjai menuturkan Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Sinjai harus tanggungjawab penuh kepada seluruh elemen masyarakat termasuk mahasiswa, ia meminta Mahasiwa perlu diperhatikan secara serius.

"Salah satu dampak dari COVID-19 adalah mahasiswa Kabupaten Sinjai yang kuliah dari rumah dan tentu hal ini membutuhkan biaya untuk kuliah online,"Katanya, Kamis (28/05/20).

Maka dari itu pemerintah perlu mengambil langkah untuk memberikan bantuan langsung tunai dibidang pendidikan terhadap mahasiswa Kabupaten Sinjai.

"Pemerintah Kabupaten Sinjai harus memikirkan hal tersebut dengan memberikan bantuan BLT Bidang Pendidikan kepada setiap mahasiswa aktif tanpa terkecuali,"Ujarnya kepada awak media.

Ia menyayangkan bahwa selama ini dibawah kendali Seto-Kartini kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sinjai belum berdampak apa-apa pada mahasiswa di masa pandemi ini.

"Selama ini menjelang 2 tahun kepemimpinan Bupati Sinjai tidak memberikan dampak apa-apa ke mahasiswa kecuali dampak negatif dimasa pandemi, jika di berikan angket untuk menilai kinerja Bupati Sinjai selama ini maka nilai nol adalah angka tertinggi yang akan saya berikan, selama ini Bupati Sinjai hanya sibuk bagi sembako. Pencitraan tanpa batas leboh tepatnya." Tutupnya. (**)

Sebelumnya
Selanjutnya