Selasa, 25 Agustus 2020

Adanya Dugaan Nepotisme dan Merosotnya Kinerja PDAM Takalar, Aliansi Mahasiswa Takalar Lakukan Unjuk Rasa

TAKALAR,  KNEWS - Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Takalar melakukan demonstrasi di beberapa titik sentral di Jalan Poros Kabupaten Takalar, Selasa (25/08/20).

Aksi pertama dilakukan di Jalan Poros Jendral Sudirman, depan Kantor PDAM Kabupaten Takalar.

Setelah menyampaikan apa yang menjadi tuntutannya di depan kantor PDAM, sejumlah massa aksi bergeser ke depan kantor Bupati Takalar untuk menyampaikan aspirasinya. 

Titik aksi ketiga berada di depan Gedung DPRD Takalar. Selang beberapa menit, sejumlah peserta aksi membakar ban bekas sebagai rasa kesal karena beberapa menit aksi dilakukan tidak menuai respon dari anggota DPRD, namun setelah itu, massa aksi ditemui Ketua Komisi 2 DPRD Takalar bersama sejumlah anggota dewan lainnya.

Aliansi Mahasiswa Takalar membawa beberapa tuntutan seperti yang di ungkapkan salah satu orator, Fatur Rahman, diantaranya mendesak Bupati Takalar mengevaluasi kinerja manajemen PDAM Takalar. 

Direktur PDAM diminta bertanggung jawab atas kinerja buruk atas laporan keuangan berdasarkan laporan BPKP, membatalkan SK Penerimaan karyawan 14 orang yang terindikasi kuat adanya unsur nepotisme, dan mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas penggunaan anggaran pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang belum beroperasi sampai sekarang dan menelan anggaran kurang lebih 1 Milyar.

Mereka juga mendesak DPRD untuk memanggil Direktur PDAM dan jajarannya atas laporan keuangan yang tidak sehat dan perekrutan karyawan yang dianggap sarat akan nepotisme dan tidak transparan. 

"Jika tuntutan kami tidak diindahkan, maka kami akan melakukan aksi demonstrasi dengan jumlah massa yang besar", ungkap Jendral Lapangan, Taufik, dalam orasinya. (Ril/Baso)

Sebelumnya
Selanjutnya