Selasa, 24 November 2020

Kohati Komisariat Ushuluddin Filsafat dan Politik Cagora Sukses Adakan Kelas Feminisme


GOWA, KNEWS - Korps HMI-WATI (KOHATI) Komisariat Ushuluddin Filsafat dan Politik Cabang Gowa Raya sukses mengadakan Kelas Feminisme sejak 21-22 November 2020 di Ruko Al-Hikmah Institut Makassar, Paccinongan, Kabupaten Gowa.

Dengan mengusung tema "Study Gerakan Gender: Haruskah Jadi Feminis?", Dimana acara pembukaan pertama kali dibuka oleh MC kemudian diserahkan ke Steering Commite (SC) yaitu Firgansyah. 

Ketua Umum Kohati Komisariat Ushuluddin Filsafat dan Politik, Ita Rosita mengatakan bahwa kegiatan ini mempertanyakan apakah kita harus jadi feminis termasuk Kohati itu sendiri di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

"Dengan hadirnya Kelas Feminisme ini, maka perlunya konsep paradigma feminisme dipahami oleh HMI-Wati maupun HMI-Wan dalam memandang situasi disekeliling kita yang masih banyak terjadi ketimpangan gender terkhusus dalam lingkup HMI itu sendiri, nah ingin jadi feminis tergantung cara pandang mereka setelah ditanamkan pemahaman," ucapnya, Senin (23/11/20).

Lebih lanjut, Dirinya mengatakan kalau perempuan tidak hanya untuk menyadarkan dirinya sendiri. Tapi untuk memahamkan perempuan lainnya sama halnya dengan anggapan salah satu peserta terbaik kelas feminis.

"Hadirnya kelas feminis ini menjadi satu bentuk kesadaran kita bahwa persoalan perempuan pada khususnya bukanlah hal yang sepeleh. Persoalan perempuan bukan hal yang tidak untuk diperdebatkan dan juga diangkat. Hadirnya kelas feminis ini menjadi bukti bahwa berangsur-angsur sebagian perempuan sudah memiliki kesadaran, namun bagaimana kemudian kita memberikan penyadaran untuk teman-teman perempuan lainnya," ujar Ita.

Steering Commite sekaligus Ketua Bidang Kekaryaan Perkembangan Profesi, Firgansyah mengucapkan harapan yang tumpah dengan hadirnya kegiatan kelas feminis.

"Tentunya kegiatan ini diadakan untuk menambah wawasan intelektual teman-teman tentang gerakan feminisme, agar memahami tentang bagaimana peran perempuan dalam kehidupan sosial, politik, dan ekonomi untuk bisa mewujudkan kesetaraan dalam kehidupan bernegara," harapnya. 

Ada pun beberapa materi yang turun pada Kelas Feminis diantaranya:
1. Analisis gender dan transformasi sosial oleh Nurmiah Ahmad
2. Sejarah Lahirnya Feminisme oleh Kastury
3. Feminisme Perspektif Islam oleh Rahmatullah Usman
4. Ekofenisme oleh Muh. Akbar 
5. Gerakan Perempuan dan Wacana Feminisme oleh Israwati Nursaid
6. Diskusi buku" A feminis Manifesto"(kita semua harus jadi feminisme) oleh Nurismi Ramadhani

(Haeril)

Sebelumnya
Selanjutnya