Sabtu, 18 Agustus 2018

LHKPN Capres, Jokowi Capres dengan "Utang Terbanyak"

(Joko Widodo dan Prabowo Subianto)
KNEWS, JAKARTA - Bakal calon presiden Joko Widodo atau Jokowi telah melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN terbarunya, jumlah harta capres inkumben itu Rp 50 miliar (Rp 50.248.349.788).

Harta Jokowi didominasi kepemilikan tanah dan bangunan di wilayah Jawa Tengah, yang berjumlah 20 bidang. Total hartanya dalam bentuk properti dari hasil sendiri itu bernilai Rp 43 miliar.
Harta Jokowi paling banyak setelah properti adalah kas. Jokowi tercatat memiliki kas senilai Rp 6 miliar. Harta Jokowi selanjutnya berupa 12 kendaraan bermotor, termasuk sepeda motor chopper-nya, senilai Rp 1 miliar lebih. Sedangkan harta bergerak lain sejumlah Rp 360 juta. Orang nomor satu ini juga punya hutang Rp 1 miliar lebih.

Jumlah harta kekayaan Jokowi itu meningkat sekitar Rp 20 miliar dibanding harta yang dia laporkan pada 2014 lalu. Saat maju sebagai capres kala itu, Jokowi memiliki total kekayaan Rp 30,07 miliar dan US$ 30 ribu per tanggal 31 Desember 2014.

Harta tersebut terbagi atas harta tidak bergerak senilai Rp 29 miliar berupa tanah dan bangunan di sejumlah lokasi. Sedangkan harta bergerak Jokowi berupa kendaraan senilai Rp 954,5 juta terdiri atas 11 mobil dan 2 unit sepeda motor.

Selain itu, Jokowi memiliki harta berupa logam dan batu mulia senilai Rp 42,2 juta, harta bergerak lain Rp 361,35 juta, serta giro dan setara kas lain Rp 529,032 juta dan US$ 30 ribu.

Sementara, rincian harta kekayaan milik Prabowo Subinato, berdasarkan www.elhkpn.kpk.go.id yang diakses melalui situs KPK tersebut, Prabowo telah melaporkan harta kekayaannya. Dalam laporan itu, Prabowo memiliki harta Rp 1.952.013.493.659. Sebelumnya pada tahun 2014 harta Prabowo tercatat Rp 1.670.392.580.402 dan 7.503.134 dollar AS.

Harta Prabowo ini terdiri dari harta tidak bergerak berupa tiga bidang tanah di Bogor, satu bangunan di Bogor serta enam tanah dan bangunan di Bogor dan Jakarta Selatan  dengan nilai total Rp 230.443.030.000. 

Untuk harta bergerak, Ketua Umum Partai Gerindra ini memiliki tujuh unit mobil dan satu unit motor senilai total Rp 1.432.500.000. Kendaraan milik Prabowo terdiri dari dua unit mobil Land Rover, satu unit mobil Toyota Alphard, satu unit Honda CRV, satu unit mobil Toyota Lexus dan satu unit mobil Mitsubishi Pajero, serta satu unit motor Suzuki.

Kemudian untuk harta bergerak lainnya tercatat dengan jumlaj Rp 16.418.227.000. Kemudian, surat berharga sebanyak Rp 1.701.879.000.000. Terakhir adalah kas dan setara kas sejumlah Rp 1.840.736.659. Dalam laporan itu, Prabowo tak memiliki piutang tidak memiliki utang. (*)

Sebelumnya
Selanjutnya