Sabtu, 05 September 2020

Cabup Petahana Halmahera Timur Meninggal Saat Orasi Dihadapan Pendukungnya

Ket : Cuplikan video orasi politik Muhdin Ma'bud sesaat setelah mendaftarkan di di KPUD Halmahera Timur, Jumat (04/09/20) sore tadi.

HALTIM, KNEWS - Kabar mengejutkan datang dari Calon Bupati Halmahera Timur, Muhdin Ma'bud yang dinyatakan meninggal dunia, pasca mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Timur, Provinsi Maluku, Jumat (04/09/20) sore kemarin.

Usai mendaftarkan dirinya di KPU guna Pilkada serentak 2020 bersama Calon Wakil Bupati Haltim, Anjas Taher, Muhdin Ma'bud menyampaikan orasi politiknya dihadapan pendukungnya yang disambut tepuk tangan meriah.

Berselang beberapa detik setelah disambut tepuk tangan, Muhdin yang juga Alumni Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin tahun 1980 kemudian mendadak tersungkur jatuh dan pingsan.

"Pondasi pembangunan di negeri ini harus kokoh dan harus tangguh," ucap Muhdin saat orasi politik sebelum jatuh pingsan dihadapan pendukungnya.

Ia juga sempat dilarikan ke RSUD Maba, Kabupaten Halmahera Timur, namun nyawa Muhdin tidak dapat terselamatkan dan menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD tersebut.

"Pidato, tiba-tiba jatuh pingsan," ucap seorang pendukungnya, warga Haltim, Maluku Utara, dilansir RRI.

Diketahui Muhdin Ma'bud adalah Wakil Bupati 2 periode terpilih tetapi karena Bupati Halmahera Timur, Rudy Erawan terkena kasus suap dan dijerat hukuman penjara, Muhdin Ma'bud per Maret 2020 dilantik menjadi Bupati Haltim.

Dalam pencalonannya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Timur, Muhdin Ma'bud dan Anjas Taher diusung Partai Hanura, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Persatuan Indonesia. (Red/Pensa).

Sebelumnya
Selanjutnya