Minggu, 15 Juli 2018

Karena Kinerja, LSM Minta Bupati Copot Kadis PU Kolaka

KNEWS, KOLAKA - Nyaris dua tahun sejak menduduki kursi Kadis di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kolaka namun Dwi Dharma tak memperlihatkan peningkatan kinerja yang lebih baik dari kadis sebelumnya. Padahal dengan pengalamannya yang pernah menjabat Sekretaris di dinas tersebut mestinya Dwi Dharma bisa membawa perubahan yang lebih baik di instansinya itu.

Ket foto : Dwi Dharma baju putih (pakai topi) saat bermain golf
“Coba kita liat sejumlah ruas jalan dalam kota rusak tanpa perbaikan oleh dinas PU. Mulai dari ruas jalan dua jalur depan Pasar Raya Mekongga, Jalan baypass dekat jembatan Mandra dan jalan menuju jembatan SMK 3 Tahoa hingga di sekitar Pos TPR jalan menuju Pomalaa di Desa Towua. Semuanya rusak berlubang. Anehnya kerusakan ini seakan dibiarkan oleh Dinas PU Kolaka yang dipimpin oleh Dwi Dharma. Miris kita melihatnya,”kata aktifis LSM Amir Kaharuddin.

Ketua Umum LSM Wahana Rakyat Indonesia (WRI) ini menambahkan selain dinilai tak memberikan perhatian terhadap kondisi jalan di Kolaka, Kadis PU PR juga disebut jarang berkantor. Hal tersebut kata Amir dibuktikan dengan beberapa kali kedatangannya di kantor PU Kolaka untuk mengkonfirmasi kondisi rusaknya ruas jalan di Kolaka namun tak sekalipun Kadis PU PR Kolaka dapat ditemui.

“Herannya saya beberapa kali ke kantor PU Kolaka untuk mendengar klarifikasi dari Kadis PU, namun hingga saat ini saya belum pernah mendapatinya di kantor. Bahkan dari sejumlah pegawai di kantor tersebut juga membenarkan jika Kadis PU jarang ditemui di kantornya. Inikan aneh. Masa seorang pimpinan jarang berkantor ada juga yang mengatakan hanya sibuk main golf?,” terang Amir.

Dengan kinerja seperti saat ini, kata dia, sudah saatnya Bupati Kolaka, Ahmad Safei melakukan evaluasi terhadap kinerja Dwi Dharma sebagai Kadis PUPR Kolaka.
“Kami meminta agar Bupati Kolaka Ahmad Safei memberikan sanksi berupa teguran terhadap Dwi Dharma sebab tak bisa menjalankan tugasnya dengan baik yang dibebankan oleh Bupati Kolaka. Bahkan jika perlu lakukan evaluasi, apakah patut dipertahankan atau diganti dengan pejabat yang berkompoten lainnya Bupati Kolaka yang disoroti oleh masyarakat Kolaka,” tegas Amir Kaharuddin.

Sementara itu saat di mengkonfirmasi Kadis PUPR Kolaka, Dwi Dharma lewat telepon selulernya, dirinya juga tak memberikan tanggapan.(*)

Sebelumnya
Selanjutnya